Unhas akan Launching Smart Card Campus

Pada hari ini tgl 14 September 2018, dilakukan launching Hasil Penelitian Smartcard untuk smart campus di gedung Rektorat UNHAS Tamalanrea.  Penelitian dilakukan oleh konsorsium smartcard Indonesia yang terdiri dari empat universitas besar di Indonesia, yaitu Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, bersama tiga perguruan tinggi lainnya Telkom University, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Indonesia, dan beberapa Industri PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT Inti), PT Xirka Silicon Technology, PT Data Aksara Matra (PT DAM), PT Inti Bangun Sejahtera (IBS), dan PT Versatile.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berteknologi tinggi yang dapat diterapkan dan dibutuhkan dalam masyarakat. Pengembangan dilakukan dalam sisi Chip set Smartcard, Operating System, Reader dan berbagai Aplikasi Smart campus. PT Xirka dan Pusat Mikroelektronika ITB fokus pada pengembangan chipset smartcard lokal. Berbagai aplikasi telah dikembangkan, seperti system absensi elektronik, akses ruangan, manajemen ruangan, system perpustakaan, system pembayaran kantin dan lain sebagainya. Jumlah kartu yang telah didistribusikan di UNHAS sebanyak 15,500 buah untuk mahasiswa dan pegawai. Sistem ini diterapkan dengan pemasangan 71 reader yang tersebar di Fakultas Teknik, Fakultas MIPA, Fakultas Pertanian, Fakultas Kehutanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, dan Gedung Rektorat. Kegiatan ini merupakan ujiterap pada 4 kampus,yaitu ITB, Universitas Telkom, UI dan Universitas Riau. Semoga setelah ujiterap ini, hassil riset ini dapat diterapkan di seluruh kampus di indonesia. Total smartcard yang telah diterapkan sampai saat ini sebanyak sekitar 70.000 buah.

Kedepannya diharapkan penggunaan smart card ini tidak terbatas pada lingkungan kampus, namun benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat baik dalam hal e-Money dalam dunia pembayaran, eTicketing untuk transportasi, maupun berbagai aplikasi kartu identitas elektronik seperti eKTP, sim, kartu indonesia sehat dan lainnya.

Keberadaan smartcard yang telah dikembangkan oleh peneliti dan Industri Indonesia ini diharapkan dapat menjadi cikal bakal berkembangnya Industri berbasis IPTEK di Indonesia, produk dengan TKDN dan nilai tambah tinggi, dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap import.

Program ini didukung oleh Direktorat Pengembangan Teknologi Industri, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi baik dalam hal penelitian, maupun kebijakan.
Diharapkan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara kalangan akademisi, bisnis dan pemerintah.

2018-09-14 11.04.46
2018-09-14 11.04.30
2018-09-14 11.04.53

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top