Posted September 11, 2014 by Nur Ahmadi in News

PME ITB Kerja Sama Dengan Jerman Kembangkan LTE

Pada 8 September 2014, telah terjadi kesepakatan antara PME ITB, PT Fusi Global Teknologi, dan MIMOon GmbH (Jerman) melalui penandatanganan  MoU (Memorandum of Understanding) untuk mengembangkan teknologi LTE (Long Term Evolution). Momen tersebut berlangsung di KBRI Brussel, Belgia dengan disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa, Arif Havas Oegroseno dan Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI), Kementrian Komunikasi dan Informasi, Budi Setiawan.

Penandatanganan MoU tersebut merupakan salah satu rangkaian acara yang bertajuk “Indonesia Industry and Technology Day” yang diselenggarakan oleh KBRI Brussel bekerja sama dengan Kemkominfo, Kemenperin, Kemenko Perekonomian, Kemenristek, dan PME ITB. Acara yang dihadiri lebih dari 50 enterpreneur dan praktisi teknologi informasi dari berbagai negara Eropa tersebut dibuka oleh Dubes RI Arif Havas Oegroseno. Acara dilanjutkan dengan presentasi terkait kebijakan pemerintah RI dalam mendukung sektor ekonomi digital yang disampaikan oleh perwakilan dari tiap-tiap kementrian tersebut.

:Saat ini kontribusi ekonomi digital Indonesia hampir mencapai 3% dari PDB, lebih besar dari ekspor gas Indonesia ke Asia Timur. Tapi masih kalah dari India, Filipina, RRT, dan Ghana, dalam hal negara tujuan outsourcing produk-produk IT”, demikian disampaikan Dubes RI. Lebih lanjut Dubes RI menekankan bahwa perlu ada strategi nasional untuk melakukan kampanye diplomasi ekonomi digital Indonesia di level global. Untuk itulah Indonesia harus ikut berpartisipasi di pasar global IT seperti Silicon Valley, CeBIT, dan pasar lainnya di Asia Pasifik.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut upaya KBRI Brussel dalam kampanye diplomasi ekonomi digital Indonesia di Uni Eropa yang diawali pada tahun 2012 dengan mendorong Indonesia berpartisipasi di pameran IT terbesar di dunia, CeBIT. PME ITB sendiri baru bisa berpartisipasi di pameran tahunan tersebut pada Maret 2014.